Kabar Baik dari Jorge Martin, Pesaing Berat Marc Marquez Berpeluang Comeback di MotoGP Qatar 2025



https://natasya.web.id/ - Kabar baik datang dari Jorge Martin yang berpeluang kembali membalap di MotoGP Qatar 2025.

Jorge Martin ziptogel telah melewatkan balapan dalam tiga seri seri awal MotoGP 2025.

Pembalap asal Spanyol itu mengalami cedera serius saat tes pramusim di Buriram, Thailand.

Martin perlu menjalani operasi penanganan patah tulang di tangan kiri dan fokus pemulihan.

Posisinya digantikan Lorenzo Savadori sebagai pembalap back up dari Aprilia.

Setelah ikut menyaksikan MotoGP Amerika Serikat, Jorge Martin menjalani pemeriksaan medis bersama dokter Xavier Mir.

Hasil pemeriksaan Martin menunjukkan kondisi yang positif.

Pemulihan cedera pembalap berusia 27 tahun itu berjalan dengan baik.

"Pemeriksaan klinis dan radiologis pada fraktur skafoid, radius, dan piramida," kata dokter Mir dikutip dari situs Motorsports Spanyol.

"Jorge Martín menunjukkan perkembangan baik yang memungkinkan kami memulai tahap baru dalam pemulihan fungsionalnya," ucapnya menambahkan.

Namun, Martin harus mendapat persetujuan dari pihak MotoGP untuk comeback di Qatar.

"Untuk bisa berangkat ke Qatar dan melihat bagaimana kondisi pembalap agar bisa berpartisipasi di Grand Prix akan diputuskan setelah lolos pemeriksaan medis MotoGP," jelas Xavier Mir.

Masih ada waktu dua pekan bagi Martin untuk mengembalikan sentuhannya di lintasan.

Yang jelas ia telah mendapat lampu hijau dari dokter untuk meningkatkan intensitas latihannya, terutama dalam hal kardio dan bersepeda.

Ini jadi sinyal positif bahwa juara MotoGP 2024 itu segera membalap Doha, Qatar, pekan depan.

Momentum yang tepat bagi Martin untuk kembali membalap di tengah persaingan ketat para Ducati.

Apalagi Marc Marquez baru saja lengser dari takhta usai gagal finish di MotoGP Amerika 2025.

Francesco Bagnaia telah mengambil alih puncak klasemen usai merajai Circuit of The Americas (COTA).

Namun, Martin mengakui bahwa mentalnya sempat runtuh.

Saat ditemui media di Austin, ia mengaku masih belum bisa menemukan performa terbaik.

"Saya tidak dalam performa terbaik saya, ini bukan momen saya," ucap Martin.

"Saya pulih lebih cepat daripada yang dikatakan dokter."

"Saya ingin tetap bersama tim, dan bagi saya, ini seperti saya sedang berkompetisi," tutur Martin.

Diakui Martin bahwa kecelakaan di Thailand memukul mentalnya.

"Itu (kecelakaan) adalah masa yang sangat sulit secara mental."

"Saya pikir saya tidak akan pernah bisa mengemudi atau balapan lagi, karena selama dua minggu pertama, tangan saya tidak bisa berfungsi."

"Saya benar-benar harus memegang tangan saya yang cedera dengan tangan saya yang lain."

"Untungnya, ini sudah berlalu sekarang, dan saya bisa melompat-lompat," jelas Martin.

Untuk itu, Martin tidak akan terburu-buru membalap di Qatar jika belum benar-benar pulih.

"Qatar nampaknya memungkinkan, tetapi saya tidak akan mengendarai sepeda sebelum bepergian."

"Saya akan menjalani pemeriksaan minggu depan di Barcelona."

"Sekalipun saya merasa baik-baik saja, jika tulangnya belum sembuh sepenuhnya, saya tidak akan memaksakannya," pungkasnya.
LihatTutupKomentar